Sommer Fest 2016 (Festival Summer 2016)

Jadi ceritanya sejak hari Rabu yg lalu di sini sudah resmi masuk musim panas. Dan memang tiba-tiba suhunya jadi panas sekali. Huhah.. saking panasnya berasa lengket di kulit, mirip di Jogja panasnya.

Hari Jumat, TK tempat di mana day care nya anak bernaung, mengadakan “Sommer Fest”, festival untuk menyambut kedatangan musim panas. Setiap orang tua diminta membawa tikar, makanan untuk dimakan bersama, dan investasi €5 semingguan sebelumnya untuk mengundang pesulap. Wkkw.

Karena excited, saya terpikir untuk membuat onde-onde dan sudah tanya ke Pädagogin-nya dari 2 mingguan sebelumnya boleh atau tidak bawa onde-ond3 karena mengandung gluten/ ketan, bisi anak-anak banyak yang alergi gluten. Katanya boleh, engga apa apa nanti infoin aja ingredients nya apa. Tapi mendadak H-1 malas sekali ribet undel-undel satu-satu da ga ikutan makan juga da Ramadhan *lupa kalau anaknye butuh makan juga siang2 😂😂 ibu macam apa* Akhirnya H-1 sebelum jemput Qila di TK, impulsif-lah beli 2 kg anggur putih untuk hari H. Yess.. jadinya ga perlu capek2 bikin.

Sampai di TK, tanya lagi ke Pädagogin-nya, “gapapa kan bawa buah anggur?”. Kata Pädagogin-nya, “Mmm.. anak-anak umuran segini kayaknya belum bisa atau ga doyan makan anggur deh biasanya…” dan dia sangat tertarik pada onde-onde si makanan Asia itu.

Umaaak khilaf. Baru ingat juga kalau Qila juga belum bisa makan anggur (harus dikupaskan dan dipotongkan kecil-kecil, serta dihilangkan dulu bijinya). Yasudah, akhirnya bikin onde2 kira2 75-100 pcs, setelah solat subuh (eh Alhamdulillah onde-onde nya laris 🙂 )

Pas hari H, Pädagogin dan orang-orang TK sudah membuatkan semua anak day care kostum dengan tema penyihir dan sulap. Wkwk. Untuk anak-anak day care grupnya Qila, 2 minggu sebelumnya sudah diminta mengumpulkan kaos polos biru dongker. Ternyata sama mereka diberi gambar bintang-bintang dan bulan sabit menggunakan spidol khusus untuk tekstil. Mereka juga dibuatkan topi kerucut dan kalung yang saya pikir name tag ternyata bukan. Untuk anak-anak TK kostumnya topi dari kain, seragam, diberi gambar juga dengan spidol tekstil, pakai jubah (anak laki-laki), dan rumbai-rumbai dari kain jersey (anak perempuan). Semua kostum ini surprise, untuk orang tua. Kreatif maksimal memang tim TK nya. Nah kostum yang dikenakan oleh Pädagogin dan tim TK nya sih beda ya, terlihat paling “wah” karena sepertinya kostum sewaan sih. Haha.

Acara dibuka dengan parade pendek anak-anak dari dalam ruangan ke halaman depan TK. Setelah itu semua berbaris. Anak-anak TK melingkar berdiri, di belakang anak-anak TK itu berdirilah anak-anak day care. Karena anak-anak day care yang masih sangat innocent-innocent itu belum bisa diharapkan untuk berbaris sendiri, maka hampir semua digendong oleh orang tuanya. Termasuk Qila. Lalu kepala sekolahnya keluar berdiri di depan memandu Choir dengan gitar. Wew gaul ibu kepala sekolah TK nya padahal usianya kira-kira sekitar kepala 5, dilihat dari gesture dan penampilannya sih. Suaranya juga merdu. Anak-anak TK bernyanyi bersama kepala sekolahnya lagu yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ee lhaa ternyata Qila bisa ikutan nyanyi juga! Sambil tepuk tangan dan goyang-goyang. Aduh nakkk terharu bunda mu ini.

Suasananya jadi mirip pentas seni perpisahan kelas. Iya sih minggu depan memang minggu terakhir di semester ini. Setelah itu liburan musim panas dan tahun ajaran baru (banyak yang lalu masuk SD, pindah dari day care ke TK karena usianya sudah cukup, atau berhenti bagi yang di day care karena memang belum wajib sekolah).

Choir selesai, ibu kepala sekolah meresmikan acara hari itu dan menjelaskan bahwa hari ini acaranya anak-anak dan orang tuanya bermain bersama di pos-pos permainan dan menonton pertunjukan sulap bersama-sama. Total ada 10 pos permainan. Setiap pos ada nomornya acak (bukan angka 1-10, tp ada yang puluhan juga), supaya anak bisa sambil belajar mengenal angka-angka puluhan.

Yealah saya pikir acaranya sekedar piknik santai sambil menonton anak-anak yang menonton sulap. Terlanjur pakai sepatu wedges..

image

wkwkw… akhirnya ya bisa ditebak… karena jalan dari pos satu ke pos lainnya, serta dari rumah ke halte dan halte ke rumah, akhirnya tiba di rumah, bundanya tepar bersama si anak.

Besok mau cerita keseruan di setiap pos-pos nya ah. Siapa tau bermanfaat bagi yang sedang cari ide bermain bersama anak di luar rumah.

Ada cerita seru juga dari sekolah anak? Ayo dibagi! 🙂

Salam dari Leoben, Austria ya.. *mau ngangkat jemuran*

#selalu_ada_cerita_untuk_dibagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s